” Kompak, Motivasi Tinggi dan Penuh Semangat, Kunci Keberhasilan sebuah Team “

Scroll down to content

img_1245
Bagaimana dengan Prestasi Timnas sepakbola kita ? , seperti yg kita amati prestasi sepak bola kita tidak lebih baik dibandingkan prestasi para pemain dimasa lalu, Bahkan bisa dikatakan jalan ditempat bahkan mundur.

Kalau kita tengok prestasi sepakbola Negara-negara Asia lain seperti Korea dan Jepang saat ini, mereka sudah sangat maju dan selalu menjadi langganan di Final Piala Dunia. Padahal beberapa dekade lalu , sepak bola Jepang tidak lebih baik dari Indonesia.

Mengapa hal ini bisa terjadi?    Apakah potensi atau bibit pemain sepakbola kita memang tidak baik dan berpotensi? Ataukah faktor lain seperti buruknya prasarana, pembinaan usia dini atau karena politik di tubuh sepakbola kita, penyebab kegagalan semua ini?

Kita baru saja mendengar kabar team Indonesia All Star (U15) berhasil mempertahankan gelar juara Intesa Sanpaolo Cup 2011. Anak-anak muda kita ini menggondol piala Intesa Sanpaolo Cup 2011 yang digelar oleh klub termasyur di Italia, AC Milan.

Intesa Sanpaolo Cup sendiri merupakan turnamen tahunan yang menyedot perhatian di Milan Junior Camp Day.        Di final 5 November lalu, para remaja itu menundukkan tim gabungan Venezuela-Brasil dengan skor 2-0.     Sementara dalam ujicoba dengan para pemain junior AC Milan Soccer Academy  yang dihelat setelah kejuaraan selesai, tim Indonesian All Star juga menang 3-2.

Tim Indonesian All Star merupakan tim pertama yang mengalahkan tim junior AC Milan yang dilatih dengan ketat. Dengan prestasi tersebut jelas, bahwa bukan tidak adanya bibit pemain berpotensi penyebab prestasi sepakbola kita jalan ditempat.       Lalu apa  ?

Striker muda Indonesia All Star bernama Saputra menceritakan, Kekompakan tim menjadi faktor penentu kemenangan. Selain kompak, timnya mempunyai Semangat yang luar biasa sehingga mampu mengungguli 25 negara peserta turnamen sepak bola lainnya. “Tim Indonesia sangat kompak dan terus banyak sekali motivasi. Kalau mau pas di lapangan semangat semua,” kata Saputra, yang ditemui di sela-sela pertemuan tim Indonesian All Star dengan Wakil Presiden Boediono di Kantor Wapres, Jakarta Selatan, Kamis (10/11/2011).

Perlu diketahui, Saputra adalah anak umur 14 tahun ini, nyambi kerja sbg Loper koran disela-sela belajarnya di Palembang kota asalnya.  Kekompakan antar pemain , dengan pelatih, tanpa campur tangan politik sepakbola, tidak ada money politic dalam pemilihan pemain, serta media yg proporsional dalam memberitakan merupakan faktor-faktor penting yg mampu mendukung  prestasi sepakbola kita.

Keberhasilan sebuah team ditentukan oleh Kekompakan semua elemen yg terkait didalamnya, ditambah Motivasi Tinggi dan Penuh Semangat.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s