” Pengalaman Saja Tidak Cukup “

Scroll down to content

img_1244
Minggu 23 October 2011 lalu di Sepang Malaysia, pembalap Moto GP ,Marco Simoncelli meninggal dunia dalam incident tabrakan di arena balapan. Kita yang menyukai Moto GP tentu tahu, sepak terjang Simoncelli di arena balap.       Dengan tampilan yang berbeda       (rambut kribo) dan postur tubuh yang besar dan tinggi, dia nampak berbeda dibanding pembalap lainnya.

Dikalangan teman-teman sesama pembalap , Simmoncelli sering dibuat candaan, “ Ayo Taruhan , Marco (Simoncelli) jatuh atau tidak nanti?  ”. Candaan ini jadi taruhan dikalangan para pembalap motor GP.    Memang Simmoncelli pada awal-awal keikutsertaannya di motor GP hampir selalu jatuh di setiap lomba.         Dia seringkali terlalu berani dalam membalap, mengambil dan memotong posisi pembalap lain disaat race.       Memang suasana lomba jadi lebih hidup dan meriah dengan adanya pembalap muda pendatang baru ini.

Walau demikian bukan berarti Simoncelli tidak punya pengalaman membalap banyak. Dia adalah juara dunia untuk motor class 250 cc. Ke gemilangannya menarik perhatian CEO pabrikan Honda menarik dia untuk menjajal motor GP.

Sepekan sebelumnya Dan Wheldon, seorang pembalap Mobil Indycar 500, dari Inggris juga meninggal dalam kecelakaan yang melibatkan 15 tabrakan mobil disaat lomba di lapangan balap oval – di Texas America.      Dan Wheldon adalah seorang juara sejati, dengan 16 kemenangan karir di Seri IndyCar Izod.        Dia memasuki arena IndyCar pada tahun 2002, dan memenangkan penghargaan Rookie of the Year pada tahun 2003. Hanya dua tahun kemudian ia mengambil bendera finish di Indianapolis 500 dan memenangkan kejuaraan di tahun yang sama.

Rencananya tahun 2012 ini, mobil yg akan dipakai IndyCar akan mengalami perombakan besar dengan tujuan menyempurnakan keselamatan bagi pembalap.        Beberapa bulan sebelum kejadian ini Dan Wheldon diminta sebagai test driver untuk menjajal mobil robakan baru ini, karena pengalamannya.  Sayang mantan juara dunia ini harus meninggal duluan dalam kecelakaan maut tersebut.

Dari kejadian yg menimpa 2 pembalap hebat diatas dapat diambil pelajaran bahwa Pengalaman saja tidaklah cukup, tetapi kita harus selalu Waspada, Tidak Sembrono dan Penuh Perhitungan disetiap tindakan kita.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s