Seorang pria bertamu ke rumah seorang Guru yang terkenal, ia tertegun Keheranan melihat Sang Guru sedang sibuk mengerjakan sesuatu, mengangkuti air dengan ember & mengepel lantai rumahnya sendiri.

Pria itu bertanya, “Apa yg sedang Guru lakukan?” , sang Guru menjawab, “Tadi saya kedatangan serombongan tamu yg meminta nasihat, saya coba memberikan banyak nasihat yg bermanfaat dan mereka nampak sangat puas sekali.

Namun setelah mereka pulang tiba-tiba saya merasa menjadi orang yg Hebat, terus Kesombongan saya mulai muncul, karena itu saya melakukan ini untuk membunuh perasaan sombong itu.”

Sombong adalah penyakit yg sering menghinggapi kita semua, benih-benihnya sering muncul tanpa kita sadari.

Ada 3 tingkat kesombongan yang kita perlu tahu, ;
1. Di tingkat pertama, sombong yang disebabkan oleh faktor Materi.
Kita merasa lebih kaya, lebih rupawan, & lebih terhormat daripada orang lain.

2. Di tingkat kedua, sombong disebabkan oleh faktor Kecerdasan.
Kita merasa lebih pintar, lebih kompeten, & lebih berwawasan dibandingkan orang lain.

3. Di tingkat ketiga, sombong disebabkan oleh faktor Kebaikan.
Kita sering menganggap diri kita lebih bermoral, lebih pemurah, & lebih tulus dibandingkan dengan orang lain.

Yang menarik, semakin tinggi tingkat kesombongan, maka semakin sulit pula mendeteksi nya. Sombong karena materi sangat mudah terlihat, namun sombong karena pengetahuan , apalagi sombong karena kebaikan, sulit terdeteksi karena seringkali hanya berbentuk benih-benih halus di dalam batin kita.

Biarlah setiap hari, kita senantiasa memeriksa hati ini. Karena setiap hal yang Baik dan yang Bisa kita Lakukan, semua karena Anugerah TUHAN.

Tinggi Hati mendahului Kehancuran, tetapi Kerendahan Hati mendahului Kehormatan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s