Seorang CEO ( Chief Executive Officer) sekaligus Pemilik Perusahaan, memutuskan untuk Pensiun sebagai Pucuk Pimpinan Perusahaan yang dikelolannya. Ia merasa sudah cukup tua dan menginginkan ada Regenerasi di Pucuk Pimpinan Perusahaannya.

Kemudian dia berpikir untuk menyerahkan jabatannya, kepada salah seorang Manager senior yang telah dipercayainya selama ini. Dia harus mengambil keputusan untuk memilih satu diantara tiga Manager Senior yang bisa menggantikannya.

Sore itu sang CEO memanggil para Managernya, dan mengungkapkan rencana nya untuk berhenti menjadi CEO secara Aktif dan akan menjadi Komisaris saja. Para Manager diberikan kesempatan untuk berkompetisi menggantinya sebagai CEO, dengan diberi kesempatan memPresentasikan Rencana Bisnis bagi Perusahaan yang akan mereka nakodai kelak.

Dalam Meeting berikutnya, semua Manager Senior ini memPresentasikan Rencana Bisnisnya dengat sangat meyakinkan didepan CEO tersebut, sehingga membuat sang Boss terkesan.

Diakhir meeting malam itu, sang CEO memberikan masing-masing dua Biji Kacang Polong kepada tiga senior Manager itu, kemudian ia berkata, “ Terimakasih, Rencana Bisnis kalian sangat luar biasa, saya titip dua biji kacang polong ini, taruh di Pot dan kembalikan dua minggu lagi, saya akan lihat hasilnya”

Singkat cerita, setiap hari para Manager itu menyirami biji Kacang Polong dan memberi nya pupuk agar cepat tumbuh menjadi tanaman. Setelah tiga hari berlanjut, biji itu tak kunjung tumbuh menjadi tanaman. Manager Pertama memutuskan untuk mengganti Kacang Polong itu dengan membeli biji kacang polong yang lain. Dia berpikir, “ Ah, benih kacang ini tidak bagus, saya ganti saja benih biji kacang unggul yang biar cepat tumbuhnya “. Seminggu berselang sang Manager kedua akhirnya mengganti juga Biji Kacang Polong yang belum tumbuh dengan Biji Kacang Polong lain.

Manager ketiga melihat Biji Kacang Polong nya tidak kunjung tumbuh menjadi tanaman, namun ia tetap merawat dan menyiraminya sampai pada batas hari yang diberikan. Ia pasrah dengan keadaan itu, “ Ya mungkin ini bukan rejeki saya, tapi saya telah melakukan yang terbaik yang saya bisa”, katanya dalam hati.

Tepat dua minggu, sang CEO memanggil ke tiga Managernya, dengan perasaan berkecamuk para Manager membawa Pot Kacang Polong peliharaannya yang telah menjadi Tanaman yang cukup tinggi dan ditumbuhi banyak daun itu. Namun tidak dengan Manager ketiga, karena dua Biji Kacangnya tidak tumbuh sama sekali.

Setelah mengamati beberapa saat, sang CEO akhirnya mengumumkan, siapa calon penggantinya. “ Terima Kasih, kalian telah berusaha keras untuk meyakinkan saya, dan sekarang saya minta kembali dua biji Polong yang saya berikan kemarin, dengan keadaan utuh seperti semula, dan siapa yang bisa memberikannya akan menjadi pengganti saya “

Biji Kacang Polong yang telah direbus dan dikeringkan ( dan tidak akan mungkin tumbuh menjadi tanaman itu), menjadi ujian terakhir yang menentukan bagi para Manager.

Kepandaian mudah ditemukan, namun Kejujuran adalah hal Langka yang sulit dicari.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s