img_1241-4
Kisah seekor Kura-kura yang selalu iri pada Kelinci.

Pada suatu hari, Kelinci menemui Kura-kura untuk menanyakan sesuatu perihal sikap sinis kura-kura,  katanya:
“Tuan Kura-kura, apakah saya telah melakukan suatu kesalahan, sehingga Anda begitu sinis kepada saya ?”

Kura-kura menjawab: “Kamu dan temanmu bisa berlari dan melompat kian kemari dengan enaknya, sedangkan aku mesti menggendong rumahku ini dan berjalan merangkak di tanah, jadi saya sungguh iri melihatmu “.

Kelinci pun menjawab: “Setiap kehidupan memiliki kesulitan dan penderitaan-nya masing-masing, hanya saja kamu cuma melihat kegembiraan saya, tetapi kamu tidak melihat penderitaan kami.”

Disaat mereka masih terlibat dalam perbincangan, tiba-tiba seekor elang besar terbang menukik turun ke arah mereka.
Kura-kura dengan cepat memasukan badannya ke dalam rumahnya, sehingga elang tak melihatnya,  sedangkan si Kelinci tidak bisa menghindar dari cakar elang itu dan di mangsanya.

Akhirnya si kura-kura sadar bahwa, rumah yang selama ini menjadi beban baginya, merupakan suatu kelebihan yang harus disyukurinya.

Nikmati keadaanmu, tidak pelu membandingkan dengan orang lain.  Iri Hati hanya membuat Patah Semangat, tapi Hati yang Bersyukur membuat Bahagia.

Iklan

One Reply to ““Syukuri yang ada “”

  1. Iri hati membusukkan tulang. Hidup harus Optimis… Karena banyak org pesimis hidupnya nebeng dikesuksesan org optimis.
    Masing2 hidup pada tingkayan yg ditentukan… Banyak yg melampaui tingkatannya tetapi lebih banyak yg tidak mencapai destinynya. Zona nyaman cari enak dan kenikmatan sesaat mengubah org hebat jadi biasa2 dan bahkan kemunduran. Disini Iri hati bisa bermetamorfosis positif ketika seseorg “Berusaha sunggguh2” mencapai tingkatan yg tinggi setidaknya sampai rasa irinya selesai.
    Iri yg tidak berbuat sesuatu itu sejenis penyakit hati yg gak ada obatnya. Iri yg aktif mencari pencapaian .. Anggaplah sdh mencapai 90% keberhasilan.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s