b857a782-d1ae-4038-b46c-302575e330c5
Suku Indian di Amerika mempunyai Kebiasaan yang unik dalam mendidik anak laki-lakinya supaya menjadi Pemberani. 

Setiap anak lelaki yang berulang tahun ke 13, setelah dilatih berburu, mengintai, dan memancing, ia masih diperhadapkan dengan ujian terakhir;  Matanya ditutup dengan kain dan dibawa ke hutan lebat, semalam malaman ia dibiarkan ditengah hutan.

Bagi anak remaja, tinggal ditengah hutan yang banyak binatang buas adalah pengalaman pertama kali. Bisa dibayangkan betapa mencekamnya perasan hati remaja ini, sendirian ditengah hutan dimalam hari. (Sebelumnya ia selalu tinggal ditengah-tengan keluarganya).   

Sambil menahan gelisah sepanjang malam, ia berpikir jangan-jangan sang raja rimba menjadikannya santapan malam.

Saat sang fajar menyingsing dan menampakkan sinarnya, bunga-bunga mekar dan kicauan burung mulai terdengar, jalan setapak mulai terlihat. Remaja ini terkejut melihat dibelakangnya seorang pria berdiri membawa busur panah ditangan, yang ternyata adalah ayahnya yang semalaman diam-diam menjaganya.

Saya teringat beberapa puluh tahun silam ketika saya yang masih fresh graduate dan baru beberapa bulan bekerja, di tawarin oleh Bos untuk berangkat ke Luar negeri untuk mengikuti sebuah training.

Seperti anak remaja Indian tadi, saya merasa ini sebuah Ujian hidup pertama yang belum pernah saya alami.   Berpergian keluar negri, tinggal beberapa hari disana untuk mengikuti training berbahasa asing dan terpaksa berinteraksi dengan orang-orang asing. 

Perasaan gelisah dan takut berkecamuk dalam hati, namun saya putuskan untuk menerima tawaran itu.

Keberangkat saya, ternyata membawa hasil seperti anak indian tadi yang mendapat gelar sebagai ” Pemberani”, saya mendapatkan kenaikan jabatan beberapa waktu setelah kembali. (Walau itu tidak dijanjikan sebelum berangkat training).

Dibalik Ujian selalu ada Kelulusan, bila kita yakin mampu menghadapi dan menjalaninya. Janganlah sia-siakan setiap kesempatan yang ditawarkan, Yakinlah kita tidak sendiri menghadapinya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s