img_1215
Apa kesamaan antara Mahatma Gandhi, Nelson Mandela dan Martin Luther King, Jr.?    Mereka adalah tokoh-tokoh perjuangan dengan cara damai.

Awalnya perjuangan dengan cara damai atau tanpa kekerasan adalah ide yang menggelikan. Bagaimana mungkin sebuah rezim yang sedemikian keras, kuat dan besar bisa ditumbangkan melalui aksi damai?. Namun kenyataannya, perjuangan tanpa kekerasan yang dipimpin Mahatma Gandhi tidak sia-sia.
Rezim apartheid di Afrika Selatan juga tumbang karena perjuangan Nelson Mandela. Demikian pula perjuangan atas diskriminasi ras di Amerika yang dilakukan Martin Luther King Jr, juga sangat berhasil.       Terbukti kini negara paman Sam itu dipimpin oleh Obama, presiden kulit hitam.

Fakta ini menunjukkan bahwa cara damai dan kelemah lembutan memiliki kekuatan yang mengagumkan. Sayangnya banyak orang justru memilih cara-cara yang agresif dan keras untuk mengatasi konflik. Semakin kita bersikap keras, semakin kita mendapat perlawanan yang sengit. Apabila kekerasan dibalas dengan kekerasan, maka hal itu hanya akan melahirkan kebencian dan melahirkan bibit permusuhan baru. Dendam yang tidak berkesudahan akan terjadi. Kekerasan tidak akan menyelesaikan masalah, namun Kasih dan kelembutanlah yang akan mengakhiri konflik.

Jika kita hari ini sedang menghadapi sebuah konflik, cobalah mengatasi konflik tersebut dengan kelembutan.

“Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan!”

One Reply to “MENGATASI KONFLIK”

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s