img_1188
Kita yang tumbuh di era tahun 80 an tentu masih ingat fenomenalnya kiprah maestro bulu tangkis kebanggaan Indonesia, Liem Swie King.
Masih teringat jelas dibenak saya hampir di setiap sudut jalan, orang orang berkerumun dan bersorak saat menyaksikan pahlawan badminton Indonesia ini berlaga.
King menjadi legenda bulu tangkis Indonesia hingga hari ini, Bahkan cara King melakukan smash dengan melompat terus ditiru orang.  Jumping smashnya yang disebut ‘King Smash’ menjadi trademark sosok King.

Dalam buku biografinya yang berjudul ‘Panggil Aku King’, saya belajar bahwa King adalah pribadi yang begitu Disiplin dalam banyak hal. Meski fasilitas untuk berlatih waktu itu sungguh sangat memprihatinkan, dimana terkadang ia harus berusaha menyiapkan sendiri sarana latihannya. Tetapi hal-hal itu justru memacu King untuk berlatih sekuat tenaga.

Hal kedua yang tampak dari King adalah Kerendahan Hatinya, meskipun dia begitu terkenal karena torehan prestasinya yang hebat, tapi selalu bersikap rendah hati di setiap penampilannya. Semua itu didapat dengan sikap Rendah Hati dan penuh disiplin dalam hidup.

 Disiplin sendiri dengan jelas akan terasa tidak enak untuk sementara waktu, bahkan dapat membawa duka. Tapi buah kedisiplinan sebanding dengan pengorbanannya. 

Disiplin juga berarti keberanian untuk memimpin diri sendiri dengan penuh tanggung jawab buat masa depan yang lebih gemilang. 

Disiplin berarti tidak menyalahkan apapun dan siapapun dalam setiap hambatan/tantangan menuju kemenangan. Disiplin berarti mampu memimpin bakat dan potensi diri buat kebaikan semua orang.

Disiplin bukan sekedar kata-kata yang penuh muatan emosi semangat/motivasi, tapi adalah latihan yang harus dilakukan setiap hari. Disiplin akan mendatangkan buah dan hasil seperti yang kita harapkan.

“Memang tiap-tiap ganjaran pada waktu ia diberikan tidak mendatang sukacita, tetapi dukacita. Tetapi kemudian ia menghasilkan buah kebenaran yang memberikan damai kepada mereka yang dilatih olehnya”.

Iklan

2 Replies to “DISIPLIN”

  1. Ulas lebih detail lagi soal disiplin ini … Bro.. Soalnya kita sdh banyak ngomoong tapi langkah2 bayinya masih belum nyata (langkah2 bayi maksudnya step by step spt yg di maksud Steven Covey dalam 7 Habits).

    Suka

Tinggalkan Balasan ke jonathansnugroho Batalkan balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s