cropped-img_0782
Saya pernah memperhatikan sebuah Pembangunan rumah yang ada di lahan yang berkontur miring. Letak rumah yang sedang dibangun berada pada bagian yang tertinggi. Karena itu untuk mencapai rumah, harus dibuat jalan mendaki agar bisa dilewati kendaraan.

Pada waktu membawa bahan bangunan, mobil pick up yang mengangkut ternyata tidak kuat naik ke atas. Rupanya muatan terlalu ringan sedangkan jalannya terlalu mendaki dan licin. Asisten sopir lalu menaikkan batu-batu besar keatas pick up. Setelah ditambah pemberat batu itu, barulah mobil itu bisa naik ke atas. Bertambahnya beban ternyata membuat ban mobil bagian belakang justru bisa menapak tanah dengan sempurna sehingga tidak selip di tanah yang licin.

Beban bukanlah penghalang, tapi beban justru menjadi sarana untuk naik ke atas. Sadarkah kita bahwa seperti itulah yang terjadi dalam kehidupan ini? Beratnya beban dan pergumulan hidup tanpa disadari justru mendatangkan kebaikan bagi kita.

Tanpa masalah, kita justru sangat sulit untuk naik ke atas. Layang-layang akan bisa naik ke atas karena diterpa oleh angin kencang.

Banyak dari kita yang hanya melihat masalah, beban, terpaan dari sisi negatifnya. Sekarang kita tahu mengapa Allah tidak serta merta membebaskan kita dari masalah, sebaliknya Dia mengajak kita untuk memikul beban

Bayangkan seandainya kita menjalani hidup tanpa beban, maka kita akan menjadi orang percaya yang rapuh, manja, tidak tahan banting dan mudah menyerah saat harus menghadapi beratnya kehidupan. Justru karena beban itulah kita menjadi semakin kuat.

Beratnya beban yang harus kita pikul menyadarkan bahwa kita perlu campur tangan kekuatan Allah setiap hari. Pada saat yang sama, beban akan melatih iman kita menjadi lebih kuat sehingg kita tidak mudah tergelincir jika Allah mulai mengangkat kita lebih tinggi lagi.

Seperti mobil pick up yang butuh beban agar bannya bisa mencengkeram kuat, demikian juga beratnya beban hidup membuat kita kuat, terus naik dan bukan turun.

Iklan

One Reply to “BEBAN”

  1. Untuk melambung tinggi bola,harus dipukulkan keras ke tanah… Siapkan diri sulu sebelum masuk kancah ujian… Persiapkan sebaik mumgkin seolah2 tekanan itu sdh dtg… Supaya ketika dtg kita udah siap dan melambung tinggi adalah suatu keniatan bukan suatu beban yg segera hrs di hindari. Amin JBI.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s