a2db33cb-4378-4732-82d4-b76cf66659af
Ia duduk tegak sambil terus menebar senyum. Tubuhnya terbalut gaun merah muda, dikombinasi sepatu bertumit tinggi. Ia hanya mau memesan air putih. “Lagi flu dan batuk,” kata perempuan berusia 23 tahun ini, saat ditemui wartawan.

Maria baru saja menorehkan sejarah. Ia Miss Indonesia pertama yang berhasil meraih runner up kedua di ajang Miss World 2015. Selama lima tahun terakhir, prestasi wakil Indonesia yang tertinggi hanya peringkat ketujuh.

Pada malam final (19/12/2015) di Beauty Crown Hotel, Sanya, Hainan Island, China, Maria memberi jawaban yang memikat juri. “Saya ingin berbagi dengan apa yang saya miliki. Kita diciptakan di dunia ini bukan hanya untuk hidup tapi untuk membuat perbedaan,” katanya ketika mendapat pertanyaan kenapa harus dia yang terpilih sebagai pemenang.

Tak hanya baik menjawab pertanyaan, saat fast track (kompetisi khusus untuk mendapat tempat di 20 besar), Maria juga menempati Top 7 Interview, Top 13 Talent Award, Top 15 Multimedia, Top 10 World Fashion Designer dan Top 25 People’s Choice Award.

Malahan, Maria menjadi jawara di kategori Beauty with a Purpose, karena inisiatifnya membuat sarana air bersih di Kampung Kamancing, Panimbang, Banten. “Saya bekerja mulai dari survei, menggalang dana, sampai ikut membuat sanitasinya,” kata Maria.

Dalam perhelatan ke-65 Miss World itu Maria berada di bawah Miss Spanyol, Mireia Lalaguna Royo sebagai peraih mahkota dan Miss Rusia, Sofia Nikitchuk, yang berada di runner up pertama atau juara kedua–mengalahkan perwakilan dari 114 negara lainnya.
Selama hampir satu jam, ia bicara panjang lebar mulai dari masa kecil, persaingan Miss World 2015 dan proyek sosial yang sedang digarapnya sebagai Miss Indonesia. Berikut ini  beberapa petikan pertanyaan: 

Anda menduga akan masuk tiga besar? 

‘Sejujurnya tidak, karena target awalnya adalah masuk 10 besar dan memenangi Program Beauty With A Purpose*.   Setelah tahu masuk 10 besar dan memenangi proyek itu, saya nothing to lose saja. Puji Tuhan malah masuk tiga besar’.  *(Program Beauty With A Purpose dilakukan sebelum kontes Miss World digelar, semacam proyek sosial yang paling relevan di negara masing-masing). 

Memangnya proyek sosial apa yang Anda buat untuk Indonesia?   

‘Saya bersama Yayasan Relawan Kampung membuat sarana air bersih di Kampung Kamancing, Panimbang, Banten. Misalnya, sumber air bersih, instalasi mandi cuci kakus (MCK), serta penyuluhan gaya hidup sehat. ‘Saya ke sana mulai dari riset sampai selesai selama 4 bulan’.

Apakah itu yang menjadi kunci keberhasilan Anda untuk menjadi 2nd Runner up Miss World 2015?.

 ‘Tidak juga yang penting adalah menjadi diri sendiri dan tidak berusaha jadi orang lain’. ‘Saya berprinsip, tidak merasa lebih unggul atau rendah dari peserta lain, karena memulai di level yang sama dengan mereka’.

Ada 4 kunci keberhasilan yang dibawa Maria Harfanti, sehingga di anugerahi sebagai 2nd Runer up Miss World 2015, yaitu Rendah hati, Percaya diri, Menjadi diri sendiri dan Memberi. 

Ada nasehat seorang Guru yang mengatakan,  ‘Barang siapa memberi air sejuk secangkir sajapun kepada salah seorang yang kecil ini, karena ia muridKu, Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ia tidak akan kehilangan upahnya dari padanya.’

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s