Bangun tidur, seperti biasa saya selalu berdoa untuk kesembuhan mami saya. Namun pagi itu yang keluar dari suara hati saya, “Tuhan kalau memang sudah waktu Mu, jangan biarkan mami lama dalam sakit tuanya”, itu yang sempat terlintas dalam doa saya.

Satu jam berselang, saya mendapat kabar bahwa mami dipanggil Tuhan. Sangat sedih karena kehilangan orang yang sungguh Berarti dalam hidup saya. Mami adalah sosok ibu yang paling tahu diri saya melebihi diri saya sendiri.

Ibu yang selama hidupnya memberikan contoh hidup bagaimana menyayangi tanpa pamrih, membantu yang lemah dan membutuhkan, serta peduli pada orang lain, walau dalam keadaan bagaimanapun diri nya. ( Susah atau senang, berada atau tidak ).

Sungguh pelajaran hidup yang dalam, yang butuh rasa, pemahaman dan kerendah-hatian. Namun kami yakin pengalaman hidup nya, yang telah membawa nya ke level seperti itu.

“Mam, berbahagialah bersama Nya, nikmatilah hidup Kekal bersama Tuhan, Damai dan sukacita selamanya. Berdoalah buat kami yang masih punya kesempatan untuk tidak mensia-siakan waktu, dan bisa menjadi berkat bagi semua”.
20180702_0843051774731211.jpg

Iklan

One Reply to “KASIH IBU”

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s